|
SFC
Melaju, Copa Indonesia Bakal Ketat
Sukses melewati hadangan Persib Bandung, juara bertahan Sriwijaya
Football Club (SFC) kembali memanaskan persaingan menuju grand final Copa
Indonesia musim ini.
Lolosnya juara bertahan SFC ke babak
delapan besar Copa Indonesia 2008/09 menjadikan persaingan untuk meraih trofi
turnamen bergengsi ini bakal makin ketat. Di mana SFC membuktikan sebagai tim
favorit kuat untuk mempertahankan gelar usai menyingkirkan Persib Bandung di
babak 16 besar.
Skuad tim besutan pelatih Rahmad Darmawan
yang langsung lolos ke babak 16 besar mencatat hasil bagus karena tak
terkalahkan saat menghadapi Persib, yang sesungguhnya juga pantas bertarung
di final. Dalam big match di kandang Persib itu, Laskar Wong Kito
bermain imbang 1-1 dan dinyatakan menang dengan agregat 4-2.
Itu karena Ferry Rotinsulu dan kawan-kawan
pada laga pertama menang 3-1 yang membuat Persib tampil ngotot di laga
kedua untuk bisa menyamakan keunggulan. Akibatnya, pertarungan dua tim papan
atas Superliga ini pun berlangsung dalam tempo tinggi.
Tak heran jika wasit Jimmy Napitupulu
yang memimpin pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Bandung,
harus mengeluarkan dua kartu merah. Masing-masing diberikan kepada Budi
Sudarsono (SFC) dan Salim Alydrus (Persib). Selain itu, enam pemain sempat
mendapat kartu kuning di laga tersebut.
Lolosnya tim-tim kuat seperti SFC,
Persipura Jayapura, dan Persija Jakarta Pusat menjadikan PSMS harus waspada.
Namun demikian, PSMS tetap menjadi salah satu yang diperhitungkan di turnamen
ini. Maklun saja, karena meski terpuruk di Superliga, Ayam Kinantan justru
berjaya di Copa Indonesia dan Piala AFC.
Pergantian kursi pelatih kepala dari
Liestiadi ke Rudy William Keltjes juga berjalan mulus. Di mana kehadiran Rudy
sangat diharapkan bisa membawa perubahan ke arah lebih baik bagi PSMS. Dan
hal itu tampaknya mulai ditunjukan Elie Aiboy dan kawan-kawan dengan tampil ngotot
di setiap laga yang mereka lakoni.
|